Air Terjun Lepo

Satu lagi photo spot yang sedang hits di Jogja! Ya, Air Terjun Lepo atau Air Terjun Dlingo, si air terjun mini dengan gemericik air yang menentramkan. Air Terjun Lepo merupakan salah satu air terjun yang akhir-akhir ini sedang naik daun karena beberapa pose instagrammer di atas ayunan hammock atau ayunan dari anyaman bambu di tepi air terjun. Dekorasi batuan alam di sekeliling air terjun dan jernihnya air di Lepo menarik semakin banyak perhatian para wisatawan khususnya anak muda yang ingin menikmati kesegaran alam di sekitar Dlingo dan mengabadikannya di lokasi yang instagramable ini.

Lepo merupakan singkatan dari Ledok Pokoh yang berarti lembah di Dusun Pokoh. Selain karena keindahan dan keasrian alamnya, Air Terjun Lepo, Dlingo, ini juga menarik untuk dikunjungi karena pengunjung dapat menikmati tiga air terjun selama menyusuri jalan setapaknya, seolah tak ada habisnya. Ketiga air  terjun ini menghubungkan empat kolam dengan kedalaman yang berbeda, sehingga pengunjung dapat menyesuaikan apabila ingin berenang di kolam yang cukup dalam maupun sekedar bermain air di kolam yang dangkal.

Air Terjun Lepo

Untuk menuju air terjun ini yang terletak di Kabupaten Bantul ini tidaklah sulit. Semenjak pokdarwis sekitar mengelolanya pada tahun 2013, akses menuju lokasi wisata ini relatif mudah dijangkau. Jika Anda menggunakan jasa tour travel atau sewa mobil jogja pun, Anda dapat mencapai lokasi ini karena jalannya yang sudah beraspal. Setelah memarkirkan kendaraan, pengunjung hanya perlu menyusuri jalan beberapa meter saja, lalu sampailah pada kolam pertama. Kolam pertama ini memiliki kedalaman hingga 2 meter.

Tak jauh dari kolam pertama, pengunjung dapat menikmati keindahan kolam kedua yang kedalamannya kurang lebih hanya sebatas pinggang orang dewasa. Di sekeliling kolam terdapat batuan kapur sebagai titian pengunjung untuk menikmati Erawan Falls ala Bantul ini.

Di kolam ketiga, pengunjung dapat menikmati pemandangan air terjun yang lebih tinggi. Di antara kolam lain di Lepo, air terjun di kolam ketiga ini lah yang tertinggi. Kolam yang dangkal ini dipercantik oleh dekorasi batuan di sekeliling yang berbentuk balok. Ya, air terjun di kolam ketiga ini memang sudah ditata sedemikian hingga oleh pengelola sehingga nampak lebih cantik. Air lepo terus mengalir hingga ke kolam ke empat yang juga merupakan kolam terakhir. Kolam keempat ini kedalamannya kurang lebih seperti kolam pertama, hanya saja lebih sempit. Tak jarang pengunjung berenang di kolam keempat ini.

Lokasi dan Retribusi Air Terjun Lepo

Kontribusi untuk masuk ke obyek wisata ini hanyalah seikhlasnya. Pengunjung dapat memberikan kontribusi secara sukarela pada kotak uang yang terdapat di dekat kolam. Untuk parkir motor dipatok biaya parkir sebesar Rp 2.000, sedangkan untuk mobil Rp 10.000.

Rute terdekat menuju ke Air Terjun grojogan Lepo dari pusat kota Yogyakarta melewati Jalan Imogiri Timur dari Terminal Giwangan hingga tiba pada sebuah pertigaan jalan di selatan Pasar Imogiri. Pilihlah jalan ke kiri kemudian ambil ke arah kanan menuju ke arah Kebun Buah Mangunan dan Dlingo. Dari persimpangan jalan di Mangunan ambil jalan ke arah pusat kecamatan Dlingo atau arah pasar Dlingo. Sebelum memasuki pasar ada jalan ke arah kanan dan ikuti papan petunjuk jalan menuju ke Air Terjun Grojogan Lepo. Berminat? Traveljogja.net, agen rental mobil Jogja yang menjamin keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu, siap mengantar Anda!

 

Join This Conversation