Pinus Pengger – Dlingo

Akhir – akhir ini pinus pangger menjadi primadona traveler Jogja. Sebagai wilayah dataran tinggi, Dlingo banyak menawarkan pesona wisata alam yang mendadak menjadi hitz seantero instagram karena spot foto yang menarik, di antaranya Air Terjun Lepo, Puncak Becici, dan Bukit Mojo. Nah, kini Dlingo kembali menggebrak instagram dengan Pinus Pengger sebagai wisata hutan pinus baru yang bahkan makin epic bila dinikmati di malam hari.

Sarang Burung Raksasa Pinus Pengger | Traveljogja.Net

Sarang Burung Raksasa Pinus Pengger, pict taken from ig @totohandoko

Pinus Pengger

Pinus pengger merupakan perbukitan dengan rimbunan pinus. Sebelumnya, kawasan hutan pinus ini merupakan hutan produksi di mana para petani mengambil getah pinus sebagai bahan baku industri. Setelah dikelola oleh warga setempat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata, hutan pinus ini diresmikan pada tahun 2016 dengan nama Pinus Pengger. Karena merupakan daerah perbukitan, Pinus Pengger memiliki kontur tanah yang mirip seperti Bukit Becici. Untuk dapat menikmati puncaknya, pengunjung harus mendaki tangga tanah. Namun, bila dibanding dengan Puncak Becici, Pinus Pengger memiliki kawasan hutan pinus yang lebih rimbun.

Watu Ngadeg Pinus Pengger | Traveljogja.Net

Watu Ngadeg Pinus Pengger, pict taken from Tribun Jogja.

Begitu memasuki kawasan wisata Pinus Pengger, Anda akan disambut oleh tangga dengan barisan bebatuan rapi. Beberapa daya tarik yang ditawarkan oleh Pinus Pengger antara lain ayunan kayu, gardu pandang, jembatan kayu yang menghubungkan antar pohon pinus, serta Watu Ngadeg. Watu Ngadeg merupakan spot yang strategis untuk menikmati deretan pinus dari ketinggian maupun terbenamnya matahari. Selain itu, Pinus Pengger kini juga menawarkan spot baru yang membuat namanya makin mencuat sebagai wisata malam romantis, yaitu sarang burung raksasa. Bentuknya memang tidak seperti layaknya sarang burung, namun spot yang menjadi favorit berburu foto ini tampak unik dengan bentuk segi-tiganya.

Jembatan Cinta Pinus Pengger | Traveljogja.Net

Jembatan Cinta Pinus Pengger, pict taken from www.wartawan.top.com

Nah, waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Pinus Pengger yaitu sore hari. Di sana, Anda dapat menikmati keanggunan sunset dengan latar deretan pinus dari ketinggian. Setelah matahari terbenam, Anda dapat menikmati lampu-lampu kota Yogyakarta yang nampak seperti bintang dari puncak Pinus Pengger. Selain itu, Anda juga dapat berburu foto romantis di spot Sarang Burung Raksasanya. Pengelola Pinus Pengger telah melengkapi kawasan wisata ini dengan fasilitas umum seperti toilet, parkir, warung makan, dan mushola.

Lokasi dan Retribusi Pinus Pengger

Pinus Pengger terletak di perbukitan Dlingo kawasan utara. Lengkapnya, Pinus Pengger berada di Dusun Sendangsari, Desa Terong, Dlingo, Bantul. Dari Kota Yogyakarta, kami merekomendasikan Anda untuk melewati jalur Jalan Wonosari menuju bukit bintang. Sampai di perempatan Pathuk, ambil jalur menuju Dlingo. Setelah melewati Wisata Watu Amben, Anda akan segera menemukan Hutan Pinus Pengger di sisi kanan jalan. Untuk kenyamanan Anda, kami menyarankan menggunakan jasa sewa mobil jogja atau rental mobil jogja. TravelJogja.Net merupakan salah satu jasa sewa mobil jogja dengan sopir yang professional dan terpercaya. Kami siap memberikan referensi lokasi wisata jogja yang lain diantara nya Candi Prambanan, Tebing Breksi, Candi Ratu Boko, Kalibiru,  Rumah HobbitAir Terjun Lepo dll
Tiket Masuk : –
Parkir Motor : Rp 3.000
Parkir Mobil : Rp 10.000

Join This Conversation